May 29th, 2011

(Source: google.fr, via kiranawyd)

Jangan jadikan ini debaran yang sia-sia! Kumohon!

lintangnagari:

Kau punya mata.

Aku pun iya.

Kita saling memata-matai

meski tanpa mata hati.

Dengan airmata aku meminta.

Agar matamu dan mataku bisa berjumpa

dalam sunyi yang tercipta.

Tak perlu khawatir akan hilangnya aku. Jika kita berjodoh, Tuhan akan membawaku langsung ke pelukanmu!
Pelukis Hujan (via pelukishujan)
cinta mungkin buta tapi kadang, untuk bisa melihatnya dengan lebih jelas, kita hanya butuh kacamata yang pas!

radityadika

(via duniatanpapeta)

lintangnagari:

bernafaslah dengan perlahan

rasakan aku yang merayap dengan susah payah merasuki paru-parumu,

berlomba bersama udara demi mendapat tempat yang istimewa

tahanlah nafasmu sebentar

biarkan aku berdiam sejenak untuk merasa aku dirasakan

sebelum akhirnya kau hembuskan aku keluar, kemudian aku terlupakan.

pelukishujan:

Sepi bukan, menunggumu yang tak kunjung datang? Sampai aku melebur, sampai aku tak lagi kasat mata.

pelukishujan:

Sepi bukan, menunggumu yang tak kunjung datang? Sampai aku melebur, sampai aku tak lagi kasat mata.

May 26th, 2011
Namamu, sekali digores di hati, berbekas sampai mati.
Note to Me (via pelukishujan)
May 25th, 2011

pelukishujan:

Aku ingin teriak aku akan baik-baik saja. Kumuntahkan di depan wajahmu.

Aku akan baik-baik saja tanpa kamu. Aku cuma akan rindu tawamu, suaramu, semuanya.

Aku akan baik-baik saja tanpa kamu. Aku cuma akan rindu pelukmu, kecupmu, semuanya.

Aku akan baik-baik saja. Aku mau baik-baik saja.